Pengertian Pondasi Tapak, Kelebihan Dan Kekurangannya

  Pondasi tapak yaitu pondasi yang terbuat dari beton  bertulang yang dibuat papan Pengertian Pondasi Tapak, Kelebihan dan Kekurangannya

Pondasi tapak yaitu pondasi yang terbuat dari beton bertulang yang dibuat papan/telapak. Pondasi ini biasanya digunakan sebagai referensi struktur kolom, khususnya untuk bangunan bertingkat. Agar dapat meneruskan beban ke lapisan tanah keras di bawahnya dengan baik, dimensi pondasi tapak sengaja dibuat lebih besar daripada ukuran kolom di atasnya.

Bahan bangunan yang digunakan untuk menciptakan pondasi tapak terdiri dari agregat kasar, agregat halus, perekat, dan air. Di antaranya pasir, kerikil, semen, dan air. Untuk beberapa kasus Anda dapat mengganti kerikil dengan watu split yang mempunyai diameter 2-3 cm. Jangan lupa sediakan pula besi beton sebagai tulangan dan papan kayu sebagai bekisting.

Kelebihan-kelebihan dari pondasi tapak antara lain :
  1. Biaya pembuatannya terbilang cukup murah dibandingkan jenis pondasi lainnya
  2. Kebutuhan galian tanahnya tidak terlalu dalam
  3. Bisa digunakan untuk menahan bangunan yang mempunyai satu hingga empat lantai
  4. Proses pengerjaannya relatif sederhana
  5. Daya dukung yang dimilikinya sangat baik
Sedangkan, kekurangan-kekurangan dari pondasi tapak yaitu :
  1. Waktu pengeringan betonnya cukup usang hingga mencapai 28 hari
  2. Dibutuhkan administrasi waktu yang sempurna biar pengerjaanya efisien
  3. Rumit dalam merencanakan pembesian dan desain penulangannya

JENIS-JENIS PONDASI TAPAK
Dalam menentukan jenis pondasi tapak yang paling sempurna untuk mendukung suatu bangunan, kita harus menyesuaikannya terhadap faktor-faktor tertentu. Mulai dari kedalaman tanah dari dasar pondasi, daya dukung tanah, keseragaman komposisi tanah, jenis bangunan yang akan disokong, hingga ukuran pondasi yang dibutuhkan. Nah, di bawah ini merupakan ragam dari pondasi tapak yang patut Anda ketahui :
1. Pondasi Tapak Setempat
Pondasi tapak setempat juga dikenal sebagai pondasi telapak kolom dan pondasi telapak terpisah. Kebanyakan pondasi ini berbentuk bujur kandang untuk mengefektifkan ruang dan menjamin keseimbangannya. Namun jikalau ruangan yang tersedia tidak memungkinkan dibuat bentuk ini, maka pondasi tapak setempat juga dapat dibangun dalam bentuk persegi panjang.
2. Pondasi Tapak Dinding
Sesuai namanya, kegunaan utama pondasi tapak dinding yaitu untuk menahan beban dinding. Bukan hanya dinding yang bertumpu pada pondasi ini secara konsentris saja yang didukung, tetapi juga bagian-bagian dinding yang lain pun ikut dijaga kedudukannya.
3. Pondasi Tapak Gabungan
Pondasi tapak campuran merupakan dua pondasi yang digabungkan menggunakan balok pengikat. Pondasi ini biasa disebut pula pondasi tapak kantilever. Pondasi tapak campuran umumnya digunakan untuk menyokong dua kolom sekaligus bahkan lebih. Kaprikornus jangan heran kalau telapak pondasi ini dibuat dalam bentuk persegi panjang atau trapesium.
4. Pondasi Tapak Pelat
Ini yaitu pondasi tapak yang dilengkapi dengan telapak berukuran cukup luas. Gunanya yaitu untuk menahan beban seluruh kolom dan dinding bangunan. Umumnya pondasi tapak pelat diaplikasikan pada tanah yang labil.
5. Pondasi Tapak Tiang Pancang
Prinsip kerja pondasi tapak tiang pancang yakni meneruskan beban konstruksi yang diterima dari atas kepada tiang-tiang yang dipancangkan. Selanjutnya beban tersebut akan dilimpahkan hingga ke tanah pendukung lewat referensi ujung tiang dan goresan permukaan. Klik tautan berikut untuk mempelajari pondasi tiang pancang secara lengkap.

0 Response to "Pengertian Pondasi Tapak, Kelebihan Dan Kekurangannya"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel