Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Metode Pelaksanaan Pemasangan Kerb Beton

 Kerb yaitu beton tepi atau pembatas jalan dengan trotoar dan median jalan  Metode Pelaksanaan Pemasangan Kerb Beton
Pemasangan Kerb Beton

Kerb yaitu beton tepi atau pembatas jalan dengan trotoar dan median jalan (bagian tengah pada potongan melintang jalan).

Kerb Beton  memiliki fungsi diantaranya :


  1. Memisahkan jalan dengan trotoar (jalan untuk pejalan kaki), mencegah pengemudi memarkirkan kendaraan di tepi jalan atau berkendara di tepi jalan.
  2. Struktur penahan untuk sisi tepi perkuatan jalan
  3. Difungsikan sebagai saluran untuk mengalirkan air hujan atau salju yang mencair, dan es.
  4. Aspek estetika dan mempercantik jalan.
  5. Melindungi pejalan kaki dan menjadi pembatas untuk jalanan kendaraan bermotor.

Teknis Pekerjaan Pemasangan Kerb Beton


  • Persiapan Landasan Kerb
Lokasi yang diharapkan untuk pekerjaan ini harus dibersihkan dan digali hingga bentuk dan kedalaman yang diperlukan, dan landasan kerb ini harus dipadatkan hingga suatu permukaan yang rata. Semua materi yang lunak dan tidak sesuai harus dibuang dan diganti dengan materi yang memenuhi serta harus dipadatkan hingga merata. Semua pekerjaan ini harus sesuai dengan semua ketentuan yang disyaratkan.

  • Pemasangan
Kerb harus dipasang dengan teliti sesuai dengan detil, garis dan elevasi yang ditunjukkan dalam Gambar atau sebagaimana yang diperintahkan oleh Pengawas Pekerjaan. Setiap kerb yang akan dipasang pada suatu kurva dengan radius kurang dari 20 meter harus dibuat dengan memakai cetakan lengkung atau unit-unit pracetak yang melengkung.

  • Sambungan
Unit-unit kerb dan jenis-jenis pracetak lainnya harus dipasang dengan sambungan yang serapat mungkin.

  • Penimbunan Kembali
Setelah suatu pekerjaan beton yang dicor di daerah mengeras dan unit-unit kerb telah dipasang sebagaimana yang diperintahkan oleh Pengawas Pekerjaan, maka setiap lubang galian yang tersisa harus ditimbun kembali dengan materi yang disetujui sesuai Gambar atau sesuai petunjuk Pengawas Pekerjaan. Bahan ini harus diisi dan dipadatkan hingga merata dalam lapisan lapisan yang tidak melebihi ketebalan 5 cm. Semua celah di antara kerb gres dan tepi perkerasan yang ada harus diisi kembali dengan jenis adonan aspal yang disetujui oleh Pengawas Pekerjaan, kecuali dalam Gambar telah ditunjukkan dengan terperinci bahwa pengisian kembali ini tidak diperlukan.

  • Jalan Masuk Kendaraan Yang Memotong Trotoar
Bilamana terusan kendaraan yang memotong trotoar diperlukan, maka sebagian unit-unit kerb harus dibuat khusus atau dipasang lebih rendah dengan peralihan yang cukup landai sebagaimana ditunjukkan dalam Gambar atau sebagaimana diperintahkan oleh Pengawas Pekerjaan. Penyedia Jasa harus menyediakan materi kerb tersebut dan melakukan pekerjaan ini sesuai dengan Gambar atau sebagaimana yang diperintahkan oleh Pengawas Pekerjaan.

Demikian Penjelasan wacana Teknis Pekerjaan Pemasangan Kerb Beton.

Semoga bermanfaat bagi yang membaca.

Post a Comment for "Metode Pelaksanaan Pemasangan Kerb Beton"