Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

A.2.2.1.10 - Pembuatan 1 M2 steger/ perancah dari bambu

A.2.2.1.10 - Pembuatan 1 M2   steger/ perancah dari bambu
NO URAIAN SATUAN KOEFISIEN HARGA SATUAN JUMLAH HARGA
A TENAGA
Pekerja OH 1,0000 81.500,00 81.500,00
Tukang Kayu OH 2,0000 96.500,00 193.000,00
Kepala Tukang OH 0,2000 107.000,00 21.400,00
Mandor OH 0,0500 107.000,00 5.350,00
JUMLAH HARGA TENAGA 301.250,00
B BAHAN
Bambu diameter 6-8/600 cm Batang 1,2500 25.000,00 31.250,00
Tali ijuk kg 0,1860 16.000,00 2.976,00
JUMLAH HARGA BAHAN 34.226,00
C ALAT
- - -
JUMLAH HARGA ALAT -
D Jumlah (A+B+C) 335.476,00
E Overhead & Profit 10% x D 33.547,60
F HARGA SATUAN   PEKERJAAN ( D + E ) 369.023,60



======= ARTIKEL TERKAIT =======


Bambu atau kayu adalah jenis material perancah yang banyak digunakan pada pekerjaan konstruksi terdahulu dan bahkan masih tetap digunakan hingga kini, akan tetapi lebih terbatas untuk bangunan rumah ataupun bangunan yang tidak terlalu tinggi dan berat. 

Bambu yang digunakan pun haruslah bambu tua yang biasanya berwarna kuning jernih atau hijau tua, berserat padat, berbintik-bintik, putih pada pangkalnya, permukaannya mengkilat, dan pada bagian buku-bukunya tidak boleh pecah.



Untuk pemasangan perancah dari bambu atau kayu ini harus selalu ditanam kedalam tanah bagian kaki-kaki tiangnya atau saling diikat agar tidak bergeser.

 Papan yang digunakan sebagai lantai kerja perancah harus dipotong sejajar dengan serat kayu agar mampu menahan beban dengan tebal minimal 8 mm. jarak antar dinding bangunan dengan lantai kerja tidak boleh melebihi 30 cm.

Namun lebih idealnya lagi ketika pemasangan perancah bambu lebih memperhatikan terhadap gambar teknis atau denah rencana kerja, dimana tahapan yang paling awal dilakukan adalah mempertimbangkan atau melakukan pemasangan terhadap bagian dari struktur balok dengan kemudian diteruskan terhadap bagian pada struktur pelat dengan mempertimbangkan jarak secara kondisional dilapangan untuk system plot jarak setiap bambunya, namun diperhatikan juga yang tertara pada tabel tertera terkait ukuran maksimal pemasangan bambu agar sesui dengan ketentuan. 

Dengan kata lain kita dapat memasang posisi bambu sesuai dengan ukuran ideal atau kondisional terhadap denah rencana kerja lalu kemudian melakukan ploting posisi bambu untuk mengetahui kebutuhan bambu yang didapatkan dalam bangunan tersebut. 


Keuntungan pemakaian perancah dari bambu
  1. Harga bambu relatif murah
  2. Dapat dengan baik menerima getaran, tumbukan, dan perlakuan yang kasar.

 
Kerugian pemakaian perancah dari bambu
  1. Kemungkinan penggunaan ulang yang kecil
  2. Pengerjaan pemasangannya cukup rumit
  3. Bongkar pasang perancah bambu membutuhkan waktu yang lama
  4. Pemakaian tenaga kerja dalam jumlah yang besar
  5. Keterbatasan ukuran standar

Penggunaan perancah bambu mulai berkurang karena bermunculan berbagai macam material yang tidak memerlukan banyak penanganan namun dengan penyetelan yang mudah. 

Tetapi dengan keterbatasan peralatan yang ada, perancah dari bambu masih digunakan pada proyek-proyek yang berskala kecil.

Post a Comment for "A.2.2.1.10 - Pembuatan 1 M2 steger/ perancah dari bambu"