Skip to content Skip to sidebar Skip to footer
Safelik Convert by Netralid
Done

A.3.2.1.11 - Pemasangan 1 M3 pondasi sumuran, diameter 100 cm

A.3.2.1.11 - Pemasangan 1 M3 pondasi sumuran,   diameter 100 cm
NO URAIAN SATUAN KOEFISIEN HARGA SATUAN JUMLAH HARGA
A TENAGA
Pekerja OH 2,4000 81.500,00 195.600,00
Tukang Batu OH 0,8000 96.500,00 77.200,00
Kepala Tukang OH 0,0800 107.000,00 8.560,00
Mandor OH 0,1190 107.000,00 12.733,00
JUMLAH HARGA TENAGA 294.093,00
B BAHAN
Batu belah M3 0,4500 142.000,00 63.900,00
Semen Portland Kg 194,0000 1.250,00 242.500,00
Pasir Beton M3 0,3120 350.000,00 109.200,00
Kerikil M3 0,4680 33.000,00 15.444,00
JUMLAH HARGA BAHAN 431.044,00
C ALAT
- - - - -
JUMLAH HARGA ALAT -
D Jumlah (A+B+C) 725.137,00
E Overhead & Profit 10% x D 72.513,70
F HARGA SATUAN   PEKERJAAN ( D + E ) 797.650,70



======= ARTIKEL TERKAIT =======

Dalam membuat sebuah bangunan, peranan pondasi begitu penting. Pondasi yang berperan sebagai landasan bangunan tentu mesti berkualitas kuat agar bangunan tidak mudah roboh.

Cakar ayam merupakan salah satu jenis pondasi paling familiar di Indonesia. Disebut pondasi cakar ayam karena memang bentuknya mirip kaki ayam, yang berfungsi mencengkeram tanah dibawahnya.



Sebenarnya selain pondasi cakar ayam, masih ada banyak jenis pondasi lainya menyesuaikan letak dan kondisi tanah. Pondasi sumuran atau cyclop adalah salah satunya yang juga bisa kamu pertimbangkan untuk dijadikan pilihan dalam membuat pondasi bangunan.

Tentu dibanding dengan pondasi cakar ayam, pondasi ini dikenal memiliki kekuatan yang lebih kuat. Hanya saja, tidak semua jenis tanah cocok menggunakan pondasi ini.

Apa Itu Pondasi Sumuran?
Disebut sebagai pondasi sumuran karena bentuk pondasinya menyerupai sumur. Pondasi ini merupakan landasan yang dibuat dengan dicor menggunakan beton silinder dan diisi dengan batu belah.

Beton silinder yang digunakan pada jenis pondasi ini berukuran beragam. Antara 80, 250, 300, 350, sampai 400 cm. Sedangkan kedalaman pondasi bisa sampai delapan meter.

Karena ukurannya yang beragam dan kedalamannya yang cukup dalam, jenis pondasi ini sangat cocok bangunan bertingkat. Selain itu, tidak semua karakteristik tanah kedalamannya lebih dari tiga meter.

Tentu menggunakan jenis pondasi langsung pada kedalaman tanah kurang dari tiga meter akan mengakibatkan pemborosan. Sebab, penggalian tanah akan terlalu dalam.

Termasuk untuk lahan yang mengandung air permukaan dalam posisi cukup tinggi, pondasi sumuran bisa menjadi solusi jitu. Penggunaan pondasi ini akan membuat pembangunan pondasi pada jenis lahan ini menjadi lebih mudah. Sebab, pekerja tidak perlu membuang air terus menerus.

Karakteristik Pondasi Sumuran
Jika pondasi cakar ayam memiliki bentuk mencengkram ke tanah menyerupai bentuk kaki ayam, berbeda dengan pondasi sumuran yang memiliki sejumlah karakteristik sebagai berikut:
  1. Menggunakan pipa yang kemudian dicor menggunakan bahan beton.
  2. Menggunakan tambahan belahan batu sebagai isian area yang kosong.
  3. Pondasi yang menjadi peralihan antara pondasi dangkal dan tiang.
  4. Diaplikasikan di lapisan tanah dengan tingkat kedalamannya yang cukup dalam.
  5. Umumnya digunakan pada bangunan yang berada di atas lapisan tanah keras.
  6. Penggunaan pondasi cocok untuk tanah dengan karakteristik kedalaman 3-5 meter.

Kapan Harus Pakai Pondasi Sumuran?
  1. Sesuai dengan karakteristik pondasi, tentu jenis pondasi ini tidak bisa digunakan untuk semua bangunan. Pondasi sumuran dapat digunakan jika memenuhi beberapa persyaratan sebagai berikut:
  2. Daya dukung pondasi mesti lebih besar dari beban yang dipikul.
  3. Penurunan yang terjadi mesti sesuai batas yang toleransi. Yakni sebesar 1 inchi atau 2,45 cm.
  4. Tanah keras berada sekitar 3 meter. Biasanya jika menggunakan plat kaki atau pondasi langsung jatuhnya justru tidak hemat karena galian terlalu dalam.
  5. Jika permukaan air pada tanah agak tinggi, penggunaan konstruksi beton akan sulit karena mesti dilakukan pemompaan air dan dibuang ke lubang galian. Maka pondasi sumuran merupakan pilihan tepat.

Kelebihan Pondasi Sumuran
Setelah mengenal apa dan bagaimana karakter pondasi ini, sudah bisa dibayangkan apa kelebihannya jika dibanding dengan jenis pondasi lain. Diantaranya:

1. Pondasi lebih dalam
Jika kamu sedang mencari pondasi dalam, pondasi ini dapat menjadi alternatif yang bisa anda coba. Penerapannya pun lebih mudah karena selain tanpa alat berat, materialnya juga bisa dikondisikan.

Bahkan jika lebih banyak material batu untuk mengisi bagian dalam pondasi, hal tersebut masih bisa dilakukan.

2. Tidak memerlukan alat berat
Tanpa memerlukan alat berat, kamu bisa mendapatkan pondasi kokoh dengan jenis sumuran seperti ini. Tentu saja jenis pondasi ini merupakan solusi terbaik jika lokasi bangunan sulit dijangkau alat berat.

3. Harga lebih ekonomis
Pondasi sumuran jika ditinjau dari segi harga tergolong ekonomis. Biaya pembangunan dapat ditekan. Sebab, kamu tidak memerlukan alat berat serta tiang pancang. Di beberapa daerah pun penggunaan pondasi ini juga dinilai sangat ekonomis.

4. Kedalaman tiang dapat divariasikan
Pondasi sumuran juga lebih fleksibel. Sebab penggunaan kedalaman tiang dapat divariasikan dengan diameter sehingga dapat dilakukan pembesaran pada ujung bawah. Hal ini menguntungkan jika dasar tanah berjenis lempung, berlumpur, bahkan berbatu lunak.

5. Tidak menimbulkan getaran
Berbeda pada pengerjaan pondasi bored pile, pengerjaan pondasi sumuran termasuk yang minim polusi suara. Sebab, tanpa adanya penggunaan alat berat, ritme getaran ketika pengerjaan dapat dikurangi. Tentu saja hal ini cocok diterapkan di lingkungan padat penduduk.

Kekurangan Pondasi Sumuran
Hanya saja, meski memiliki banyak kelebihan. Jenis pondasi ini juga bukanya tanpa kekurangan. Berikut beberapa kekurangan pondasi sumuran:

1. Pemasangan bergantung pada cuaca
Proses pemasangan pondasi tipe ini begitu bergantung pada cuaca. Apabila musim hujan, maka pengerjaannya harus dihentikan terlebih dahulu. Sebab, tanah akan lebih lunak sehingga penggalian pun lebih sulit.
Hal ini akan berdampak pada kurang pasnya kekuatan pondasi karena tidak memiliki tulangan.

2. Lebih sensitif pada kepadatan tanah
Jika ingin menggunakan pondasi sumuran, lebih baik perhatikan kepadatan tanah terlebih dahulu. Sebab ketika melakukan pengeboran kepadatan tanah akan terganggu. Jika karakter tanah adalah berkerikil dan berpasir, maka risiko longsor akan terjadi.

3. Tanah kemungkinan longsor
Adanya proses pengeboran pada pembangunan pondasi suuran menyebabkan tanah mudah runtuh. Tanah yang bisa runtuh dapat terjadi jika tidak dilakukan pencegahan terlebih dahulu. Apabila abai dalam memasang casing, maka pondasi pun akan sulit untuk diselesaikan.

4. Boros bahan
Meskipun dari segi peralatan lebih simple, namun pembuatan pondasi ini juga memerlukan bahan ekstra. Misalnya jika diameter tiang pancangnya cukup besar, maka material beton pengisinya haruslah lebih banyak.

Hal-hal yang Harus Dipertimbangkan
Bentuk pondasi sumuran terbilang beragam sesuai dengan beban yang direncanakan. Karena itu ada beberapa pertimbangan yang harus dipikirkan sebelum memilih pondasi. Berikut contoh tampang pondasi sumuran yang umumnya digunakan:
  • Segiempat
  • Lingkaran/octagonal ganda
  • Sumuran ganda
  • Bentuk D ganda
  • Lingkaran tunggal
Metode yang bisa kamu pertimbangkan dalam membangun pondasi satu ini pun ada beragam caranya. Diantaranya:
  1. Jika tanah tidak rata, maka diperlukan casing agar tidak terjadi longsor. Namun jika tanah rata dan stabil, penggunaan casing tidak perlu diterapkan.
  2. Kamu bisa menggunakan caisson atau corong yang dibuat dengan cara membenamkannya sampai posisi yang dikehendaki. Nantinya bagian tersebut akan menjadi bagian luar pondasi. Penggunaan metode ini umumnya dilakukan untuk pondasi yang terbenam di air.
  3. Pelaksanaan pembangunan dapat menggunakan alat berat maupun tanpa alat berat.
  4. Jadi yang namanya pondasi itu tidak hanya pondasi cakar ayam ya. Meski jenis pondasi ini sangat familiar, tetapi ada daerah tertentu yang tidak cocok menggunakan pondasi ini. sehingga perlu jenis pondasi lainya, salah satunya adalah pondasi sumuran.

Post a Comment for "A.3.2.1.11 - Pemasangan 1 M3 pondasi sumuran, diameter 100 cm"

SAFELINK