Tahapan Pelelangan Proyek Konstruksi


Banyak pekerjaan Proyek yang dilaksanakan diberbagai daerah dalam proses pembangunan. Untuk mendapatkan pekerjaan proyek, ada beberapa proses. Salah satunya melalui proses Tender / mengikuti proses lelang proyek. dalam era modern sekarang ini, proses lelang melalui Internet atau yang sering disebut Lelang E - Proc melalui LPSE.

Sistem Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) adalah sistem pengadaan barang/jasa pemerintah yang dilaksanakan secara elektronik dengan memanfaatkan dukungan teknologi informasi. Sistem LPSE ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, efektivitas, mutu, dan transparansi dalam pelaksanaan pengadaan barang dan jasa. Lelang ini dapat diikuti oleh Rekanan / Penyedia Jasa di seluruh Indonesia.

Anda bisa mencari / mengikuti proses lelang paket pekerjaan yang ada minati melalui LINK INI.


Banyak pekerjaan yang tersedia, baik berupa :
  1. Pekerjaan Pembangunan Gedung
  2. Pekerjaan Jalan
  3. Pekerjaan Jembatan
  4. Pekerjaan Pemasangan Pipa
  5. Pekerjaan Pemasangan Paving
  6. dll

Ada beberapa persyaratan untuk mengikuti proses lelang oleh Penyedia Jasa, diantaranya :
  1. Sertifikat Badan Usaha ( SBU )
  2. Ijin Usaha Jasa Konstruksi ( SIUJK )
  3. NPWP
  4. Akta Pendirian dan Perubahan Perusahaan
  5. Laporan Pajak Tahunan Terakhir
  6. Dan Dokumen lain yang disyaratkan dalam Dokumen lelang, Biasanya berupa :
    • Persaratan minimal peralatan
    • Persyaratan minimal personil kerja berupa SKTK atau SKA.
    • Surat Dukungan Produk, Alat dan lain-lain

Persyaratan - persyaratan tersebut ditetapkan oleh pemilik proyek atau panitia lelang bertujuan agar pekerjaan berjalan dengan baik dan memenuhi spesifikasi teknik pekerjaan yang akan dilaksanakan.

0 Response to "Tahapan Pelelangan Proyek Konstruksi"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel