Analisa SNI - Pekerjaan Tanah


Analisa Harga Satuan Pekerjaan (AHS-SNI) adalah pedoman baku alat untuk menghitung harga standard satuan pekerjaan konstruksi. AHS-SNI diterbitkan oleh setiap instansi terkait di setiap Pemerintah Daerah Kabupaten dan Kota Madya di seluruh wilayah Indonesia dalam hal ini oleh Dinas Pekerjaan Umum Kab/Kodya. Yang dimaksud harga satuan pekerjaan adalah harga satuan setiap pekerjaan dalam pekerjaan konstruksi. Ruang lingkup pekerjaan konstruksi meliputi pekerjaan bangunan gedung, bangunan air, jalan, jembatan, galangan kapal, bandara, bangunan konstruksi baja, ternasuk bangunan rumah tinggal.

Dalam setiap lingkup pekerjaan/proyek terdiri dari pekerjaan-pekerjaan tertentu. Dalam lingkup pekerjaan bagunan gedung termasuk bangunan rumah tinggal terdiri dari pekerjaan-pekerjaan : pekerjaan Persiapan; pekerjaan pondasi, pekerjaan beton; pekerjaan dinding, pekerjaan atap, pekerjaan lantai, pekerjaan plapond, dst. Pada setiap pekerjaan tersebut masih ada sub pekerjaan, misalnya pada pekerjaan pondasi : pekerjaan galian pondasi, pasangan pondasi batu kali, pondasi tiang pancang, dst. Pada setiap pekerjaan atau sub pekerjaan terdiri dari komponen bahan material, upah kerja, sewa alat dsb. Untuk menentukan harga satuan pekerjaan tersebut maka harus menggunakan AHS SNI. Dalam AHS-SNI ukuran untuk menentukan harga satuan pekerjaan, maka setiap bahan atau tenaga yang diperlukan diberi angka koefisien. Angka koefisien inilah sebagai rumus atau pedoman yang dijadikan alat pengali terhadap volume pekerjaan, harga material, dan upah kerja sehingga menhasilkan harga satuan untuk setiap pekerjaan.

Yang biasa menggunakan AHS-SNI adalah para konsultan perencana, konsultan pengawas, dan kontraktor pelaksana konstruksi dalam rangka melaksanakan kegiatan yang berkaitan dengan bidang yang menjadi kewenangan masing-masing dalam melaksanakan pekerjaan jasa konstruksi.

A.2.3.1.1. Penggalian 1 m³ tanah biasa sedalam 1 m
No. Uraian Satuan Koefisien Harga Satuan Jumlah Harga
a
b
c
d
e
f = d x e
A
Tenaga
Pekerja
OH
0,7500
-
-
Mandor
OH
0,0250
-
-
Jumlah Tenaga
-
B
Bahan
-
-
-
-
-
Jumlah Bahan
-
C
Peralatan
-
-
-
-
-
Jumlah Peralatan
-
D
Jumlah (A+B+C)
-
E
Overhead + Profit
10% x D
-
F
Harga Satuan Pekerjaan (D+E)
-

A.2.3.1.2. Penggalian 1 m³ tanah biasa sedalam 2 m
No. Uraian Satuan Koefisien Harga Satuan Jumlah Harga
a
b
c
d
e
f = d x e
A
Tenaga
Pekerja
OH
0,9000
-
-
Mandor
OH
0,0450
-
-
Jumlah Tenaga
-
B
Bahan
-
-
-
-
-
Jumlah Bahan
-
C
Peralatan
-
-
-
-
-
Jumlah Peralatan
-
D
Jumlah (A+B+C)
-
E
Overhead + Profit
10% x D
-
F
Harga Satuan Pekerjaan (D+E)
-

A.2.3.1.3. Menggali 1 m³ tanah biasa sedalam 3 m
No. Uraian Satuan Koefisien Harga Satuan Jumlah Harga
a
b
c
d
e
f = d x e
A
Tenaga
Pekerja
OH
1,0500
-
-
Mandor
OH
0,0670
-
-
Jumlah Tenaga
-
B
Bahan
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
Jumlah Bahan
-
C
Peralatan
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
Jumlah Peralatan
-
D
Jumlah (A+B+C)
-
E
Overhead + Profit
10% x D
-
F
Harga Satuan Pekerjaan (D+E)
-

A.2.3.1.4. Menggali 1 m³ tanah keras sedalam 1 m
No. Uraian Satuan Koefisien Harga Satuan Jumlah Harga
a
b
c
d
e
f = d x e
A
Tenaga
Pekerja
OH
1,0000
-
-
Mandor
OH
0,0320
-
-
Jumlah Tenaga
-
B
Bahan
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
Jumlah Bahan
-
C
Peralatan
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
Jumlah Peralatan
-
D
Jumlah (A+B+C)
-
E
Overhead + Profit
10% x D
-
F
Harga Satuan Pekerjaan (D+E)
-

Demikian Analisa SNI - Pekerjaan Tanah yang dapat kami sampaikan. Untuk artikel lainnya tentang Cara Merencanakan Elevasi Sloof Diatas Pondasi Tapak Dan Dampaknya Terhadap Volume Pasangan Batu Bata dapat dilihat DISINI.

0 Response to "Analisa SNI - Pekerjaan Tanah"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel