Foto Dokumentasi Proyek


Foto Dokumentasi Proyek adalah salah satu bagian kegiatan proyek untuk dapat mewakili proses pelaksanaan pekerjaan dilapangan, bahkan bisa jadi bukti apabila ada kesalahan atau kelalian pada saat pelaksanaan pekerjaan dan dapat dipelajari dikemudian hari. maka tidak jarang setiap kegiatan proyek selalu mendokumentasikan selama pekerjaan. Sedangkan foto Proyek biasanya terangkai per uraian pekerjaan harus dilaksanakan, jika boleh dibilang pada umumnya mulai dari 0% sampai dengan 100% selesai pekerjaan, dan jangan terputus secara bertahap. Foto Proyek dapat memberikan manfaat dan peran dan fungsi, diantaranya :
  • Memberikan gambaran/Visualisasi kondisi keadaan dilapangan.
  • Memberikan bahan pembelajaran untuk pekerjaan sejenis dimasa datang.
  • Memberikan bahan review jenis perkerjaan pada saat rapat.
  • Memberikan bukti otentik berada atau setidaknya pernah berada dilapangan.
  • Dll.


Berikut 5 hal yang akan menjelaskan kenapa pekerjaan konstruksi juga layak didokumentasikan :
  1. Bagi Jasa Dokumentasi Pelaksanaan Proyek, Foto Dapat Memberikan Update ke Kantor Pusat
    Bagi mereka yang terlalu sibuk dan tidak sempat mengunjungi lokasi proyek, adanya foto bisa menjadi penyelamat, terlebih bagi para pemimpin yang diharuskan mengambil langkah dan kebijakan perusahaan. Foto ini membantu mereka untuk pengambilan keputusan dalam proses yang berjalan.
  2. Tanggal pada Foto Menyimpan Garis Waktu Visual dari Progres Situs Proyek
    Foto-foto yang diambil secara teratur dan diberi stempel tanggal akan memberikan garis waktu visual dari proyek yang sedang dilaksanakan. Di sini, kamu bisa mengetahui apakah proyekmu terlaksana sesuai dengan jadwal yang direncanakan sebelumnya. Adanya foto ini juga bisa menjadi bukti jika kamu nantinya menghadapi perselisihan dengan kontraktor.
  3. Bukti Fisik Jika Terjadi Kerusakan pada Komponen atau Bangunan
    Jika suatu saat kamu mengalami masalah dan tuduhan atas terjadinya kerusakan pada situs proyek yang dulu kamu tangani, kamu bisa menjadikan foto dokumentasi sebagai barang bukti yang bisa menghindarkanmu dari kesalahan yang tidak kamu lakukan.
  4. Gambar Mampu Menangkap Semua Detil Sekecil Apapun
    Mungkin kamu perlu melihat kembali ke proses proyekmu beberapa masa yang lalu untuk bisa melakukan beberapa perubahan. Dengan adanya foto dokumentasi, kamu bisa menemukan semua proses itu dengan detil sekecil apapun, jadi kamu bisa mengeetahui bagian mana yang perlu mendapatkan perubahan dengan berpedoman pada foto tersebut. Tentunya hal ini akan menghemat banyak waktu, tenaga, dan tentu saja, biaya.
  5. Foto Dokumentasi Bisa DImanfaatkan sebagai Sarana Marketing
    Jika fotografermu mampu menghasilkan foto yang menakjubkan, baik dari segi proses pembangunan hingga semua pihak yang terlibat di dalamnya, akan menjadi nilai lebih untukmu menjadikan foto ini sebagai media promosi. Jadi, totalitas dan kreativitas selalu dibutuhkan dalam setiap pengambilan gambar-gambar ini.


Pengambilan Foto Proyek biasanya tersusun secara sistematis, ini dapat disusun melalui daftar uraian pekerjaan yang telah terangkai per pekerjaan. Beberapa diantaranya (dalam hal ini proyek bangunan) :
  1. Foto saat pengenalan pekerjaan/aanwijzing
  2. Foto Pelaksanaan Pengukuran dan Pembuatan Bowplank
  3. Foto Pelaksanaan Pekerjaan Galian
  4. Foto Pembuatan/Pengecoran Pondasi
  5. Foto Pembesian Sloof, Kolom dll
  6. Foto Pasangan Bata dan Plasteran
  7. Foto Pekerjaan Kuda-kuda dan penutup atap
  8. Foto Pekerjaan Rangka dan langit-langit
  9. Foto Pekerjaan Cat dan Finishing
  10. Foto Pekerjaan Pembersihan Lahan Projek
  11. Foto Jenis Material Yang Digunakan
  12. Foto Jenis material Yang Bermerk.
  13. Foto Pekerja dengan peralatan sefty
  14. Dll.


Tata cara pengambilan foto Dokumentasi Proyek :
  1. Mengambil lokasi yang memungkinkan dan tidak terhalang dalam mengambil tampak bangunan yang akan dibangunsaat nantinya bangunan sudah jadi.
  2. Mengambil beberapa titik lokasi, baik tampak depan, samping kanan, samping kiri, dari belakang yang menampilkan keseluruhan bangunan.
  3. usahakan mengambil dokumentasi setiap ada kemajuan fisik pekerjaan. ini sudah jaman digital, menyimpan dan data bukanlah hal yang susah. siapa tau foto dokumentasi tersebut nantinya akan berguna jika adanya pemeriksaan dari BPK atau Inspektorat atau pihak yang terkait.
  4. setelah megambil foto dokumentasi, silahkan langsung disimpan dalam komputer/leptop serta disimpan pada Folder menyesuaikan masing-masing pekerjaan.
  5. agar dalam mengambil dokumentasi pekerjaan tidak lupa titik mana saja dan bagian mana saja yang diambil, maka leih baik di cetak dalam kertas sebagai pengingat.
  6. dan yang paling penting, jangan lupa selalu melakukan Back Up data pada hardisk lain. soalnya saya pernah kehilangan data foto dokumentasi karena hardisk leptop rusak. padahal data buat pemeriksaaan, pusiiing,,, :)
Berikut salah satu contoh pengambilan foto dokumentasi saya dalam proyek :
Progres 0%
Progres 50%
Progres 100%
Tampak Samping Kanan

Progres 0%
Progres 50%
Progres 100%
Tampak Samping Kiri

Progres 0%
Progres 50%
Progres 100%
Pemasangan Wastafel
Demikian artikel tentang Foto Dokumentasi Proyek yang dapat kami sampaikan. Untuk artikel lainnya tentang Tips Cara Membersihkan Oli Yang Tertumpah Pada Lantai Rumah dapat dilihat DISINI.

0 Response to "Foto Dokumentasi Proyek"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel