Hal-Hal yang menyebabkan Plafon Runtuh


Plafon gypsum merupakan sebuah terobosan yang menarik untuk menggantikan panel plafon yang lama. Panel plafon gypsum dihasilkan dari bahan-bahan bebatuan sedimen yang kokoh. Umumnya panel plafon gypsum memiliki ukuran yang lebih kecil jika dibandingkan dengan ukuran panel plester. Pada dasarnya plafon berbahan dasar gypsum sangat mudah dimodifikasi sehingga banyak produsen yang memproduksinya dalam berbagai macam model dan pola dari bahan ini.

Namun, Plafond juga bisa runtuh lho.
Berikut, BeritaKonstruksi.com jelaskan mengapa langit-langit gipsum mudah runtuh.

1. Dipasang di area yang tidak tepat
Tidak disarankan memasang plafon gypsum di kamar mandi, eksterior, atau bagian rumah dengan kelembaban tinggi. Bukan tidak mungkin langit-langit gipsum akan runtuh dalam waktu singkat karena kerapuhan karena kelembaban tinggi. Untuk area yang memiliki kelembaban tinggi, Anda dapat memasang plafon gypsum yang tahan air atau tahan air.

2. Proses instalasi salah
Bahan langit-langit gipsum jenis ini sangat tepat dipasang di rumah yang penutup atapnya adalah plat beton karena ada jaminan bahwa itu tidak akan bocor. Selain menggunakan sekrup, pemasangan dapat dilakukan dengan menggunakan bubuk gipsum atau senyawa. Bubuk ini berfungsi sebagai lem pada sambungan atau daftar dan ornamen. Pemasangan sambungan gipsum biasanya dilakukan dengan plesteran terlebih dahulu. Nah, jika proses pemasangannya tidak benar, seperti koneksi yang tidak tepat maka Anda bisa membuat plafon gipsum rumah Anda runtuh.
Ada beberapa trik untuk memasang plafon gipsum yang benar:
dapat anda baca pada artikel kami sebelum nya di Metode Pelaksanaan Pekerjaan Langit-langit (Plafond)

3. Benturan
Selain tahan air, plafon gipsum juga rentan terhadap benturan. Struktur gipsum yang rapuh membuatnya tahan terhadap benturan keras. Jadi, Anda harus menjaga langit-langit gipsum Anda agar aman dari benturan, misalnya saat Anda membersihkan langit-langit.

4. Pengencang tidak diterapkan dengan benar
Runtuhnya langit-langit gipsum juga dapat terjadi karena jarak antara pengencang tidak benar. Kasing langit-langit dengan gipsum gagal dipasang dengan benar. Karena jika jarak dan pengencang terpisah dalam proses instalasi dapat membuat lem gagal menempel dengan kuat ke langit. Namun, ketika pengencang ditempatkan dengan benar, langit-langit gipsum masih bisa terjadi. Ini terjadi ketika fastener terlalu banyak bergerak.

5. Plafon gypsum tidak tahan terhadap air
Dibandingkan dengan jenis plafon lainnya, plafon gipsum ini sangat rentan terhadap air. Jika ada rembesan air dari atap di langit-langit, tidak hanya meninggalkan noda noda pada permukaan gypsum, tetapi juga bisa membuat langit-langit hancur. Jika tidak ada bagian kecil dari plafon gypsum yang dihancurkan, ada kemungkinan plafon bisa runtuh.

6. Tidak dipasang oleh para ahli
Tidak semua orang dapat menginstal atau mengatur langit-langit gipsum. Anda lebih baik menggunakan layanan para ahli di bidang pemasangan dan pemasangan langit-langit gipsum untuk menginstalnya. Jika dipasang oleh siapa saja, bukan tidak mungkin langit-langit gipsum alih-alih melindunginya justru akan membahayakan penghuni rumah.

7. Penahannya tidak kuat
Pastikan untuk memasang plafon gipsum, pertama-tama memasang penopang atau penopang kuat karena bahan ini rawan retak. Jika penyangga tidak kuat, kemungkinan langit-langit gypsum akan runtuh, bahkan ketika tidak ada kebocoran di atap.

8. Tidak kedap suara
Jika Anda memiliki niat untuk membuat studio di rumah, maka memasang plafon gypsum bukanlah pilihan yang cocok.

Demikian yang dapat kami jelaskan. Terima kasih

0 Response to "Hal-Hal yang menyebabkan Plafon Runtuh"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel