Metode Pelaksanaan Pekerjaan Pemasangan Kaca


LINGKUP PEKERJAAN

  1. Menyediakan tenaga kerja, bahan-bahan, peralatan dan alat bantu lainnya untuk melakukan pekerjaan sehingga sanggup tercapai hasil pekerjaan yang bermutu baik dan sempurna
  2. Pekerjaan beling mencakup seluruh detail yang disebutkan/ ditunjukkan dalam detail gambar

BAHAN
  1. Kaca ialah benda terbuat dari materi glass yang pipih pada umumnya memiliki ketebalan yang sama, mempunyai sifat tembus cahaya, sanggup diperoleh dari proses-proses tarik tembus cahaya, tarik, gilas dan pengambangan (float glass).
  2. Kaca lembaran yang berbentuk segi empat harus memiliki sudut serta tepi potongan yang rata dan lurus, toleransi kesikuan maximum yang diperkenankan ialah 1,5 mm per meter.
  3. Kaca yang dipakai harus bebas dari gelembung (ruang-ruang yang berisi gas yang terdapat pada kaca).
  4. Kaca yang dipakai harus bebas dari komposisi kimia yang sanggup mengganggu pandangan.
  5. Kaca harus bebas dari keretakan (garis-garis pecah baik sebagian atau seluruh tebal kaca).
  6. Kaca harus bebas dari gumpilan tepi (tonjolan pada sisi panjang dan lebar ke arah luar/ masuk).
  7. Harus bebas dari benang (string) dan gelombang (wave) benang ialah cacat garis timbul yang tembus pandangan, gelombang adalah permukaan beling yang berubah dan mengganggu pandangan.
  8. Bebas lengkungan (lembaran beling yang bengkok).
  9. Mutu beling lembaran yang dipakai mutu AA.
  10. Bahan beling dari jenis Clear Glass dan beling polos/ buram dengan ketebalan 3 mm harus sesuai SNI 0047-1989-A.Digunakan setaraf produk PT. ASAHI MAS.
PELAKSANAAN
  1. Bahan yang terpasang harus dilindungi dari kerusakan dan benturan, dan diberi tanda untuk gampang diketahui, tanda-tanda dilarang memakai kapur. Tanda-tanda harus dibentuk dari potongan kertas yang direkatkan dengan memakai lem aci.
  2. Pemotongan beling harus rapi dan lurus, diharuskan memakai alat-alat pemotong beling khusus.
  3. Pemotongan beling harus diadaptasi ukuran rangka, minimal 10 mm masuk kedalam alur beling pada kusen.
  4. Pembersih selesai dari beling harus memakai kain katun yang lunak dengan memakai cairan pembersih kaca.
  5. Hubungan beling dengan beling atau beling dengan material lain tanpa melalui kusen, harus diisi dengan lem silikon warna transparan cara pemasangan dan persiapan-persiapan pemasangan harus mengikuti petunjuk yang dikeluarkan pabrik.
  6. Kaca harus terpasang rapi, sisi tepi harus lurus dan rata, tidak diperkenankan retak/ pecah, dan bebas dari segala noda dan bekas goresan.

0 Response to "Metode Pelaksanaan Pekerjaan Pemasangan Kaca"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel