Jenis-Jenis Plafond, Kelebihan dan Kekurangannya

Plafond adalah material yang menjadi pembatas antara ruangan dan atap. Fungsinya cukup banyak, contohnya saja untuk menyembunyikan kabel listrik agar tidak terlihat berantakan, menciptakan sistem sirkulasi udara yang lebih baik serta untuk menciptakan suasana yang lebih indah pada interior apabila plafond ini ada didalam ruang.
Selain punya fungsi yang sangat banyak, plafond juga terbagi jadi beberapa jenis sesuai dengan bahan yang dipakai untuk membuatnya.karena masing masing jenis mempunyai kelebihan dan kekurangan, maka tidak ada salahnya kita mengenal jenis jenis plafond.


1. Plafond Gypsum
 Saat ini, plafond jenis inilah yang paling banyak digunakan. Selain mudah dalam pengerjaan dan juga ketersediaan bahan dengan harga yang lebih bervariasi. Material yang digunakan sebagai rangka untuk plafond gypsum bisa bervariasi, biasanya menggunakan rangka hollow dan ada juga yang memakai kayu. Penggunaan material kayu sebagai rangkanya, akan bisa menjawab kekhawatiran terhadap saat pemasangan/perbaikan instalasi listrik akan sulit karena rangka plafond gypsum tidak bisa dipijak. Namun jika rumah anda bertingkat, sebaiknya pada lantai bawah dianjurkan menggunakan rangka metal furing saja. Toh.., apabila ada perbaikan instalasi listrik, instalatornya pun tidak akan masuk dan merayap di dalam plafond tersebut.
Kelebihan plafond Gypsum. Selain cepat dalam pengerjaan, hasilnyapun lebih rapi. Karena sambungan papan gypsum bisa dihollow buat tidak kelihatan sama sekali (pastikan menggunakan jasa tukang plafond yang ahli). Model atau bentuk plafond pun akan bisa diwujudkan sesuai dengan keinginan anda, karena sudah tersedia bermacam-macam list profil, motif panel papan tengah dan material pendukung lainnya. Bentuk plafond gypsum bisa dibuat berbagai bentuk, ada yang bertingkat (drop ceiling), kubah (dome) dan lain sebagainya. kebutuhan pemasangan plafond gypsum dapat dilihat pada artikel kami sebelumnya di cara menghitung kebutuhan pemasangan plafond.
Kekurangan plafond Gypsum. plafond ini tidak tahan air, dalam artian jika terjadi kebocoran pada atap, sifat gypsum akan menyerap air sehingga bebannya akan bertambah berat yang bisa mengakibatkan ambruk. Namun anda bisa mengantisipasinya dengan melobangi gypsum pada bagian mana yang digenangi air dan kemudian perbaiki kebocoran atap anda.

2. Plafond GRC
Plafond GRC atau Glassfiber Reinforced Cement Board sebenarnya memiliki karakteristik yang serupa dengan bahan plafond eternit. Namun dari segi ukuran, plafond GRC sedikit lebih besar yakni sekitar 120 x 240 cm. plafond GRc juga memiliki ketahanan yang baik terhadap api dan air, namun pemasangan terbilang cukup rumit dan tidak tahan jika terkena dengan benturan. Walaupun Anda sudah berhati-hati dalam proses pemasangan, terkadang masih saja ditemukan retak rambut pada sela-sela sambungan GRC. Jika Anda berniat untuk menggunakan material ini, Anda dapat meminta bantuan tenaga ahli supaya hasil lebih rapih.
plafond Akustik
Kelebihan  utamanya adalah kuat dan tahan bocor.
Kekurangan sayang nya untuk menghasilkan finishing yang baik dan rapih bila menggunakan bahan dari Papan GRC ini, membutuhkan waktu yang lama, tenaga yang lebih banyak, dan juga ongkos kerja yang lumayan mahal.

3. Plafond Kayu atau Lambersering
Lambersering adalah kayu olahan yang dibuat bentuk menjadi lembaran-lembaran ( 1 x 9 cm ) dan kemudian dikeringkan dengan oven untuk mengurangi kadar airnya agar saat pemasangan nanti tidak ada penyusutan lagi. Finishing akhir plafond lambersering lazimnya dicat impra supaya kelihatan natural (warna kayu). Biasanya digunakan untuk plafond bagian luar bangunan.
Kelebihan plafond Lambersering. Lebih artistik dan cenderung menciptakan suasana ruangan menjadi klasik.
Kelemahan plafond Labersering. Pengerjaan lebih sulit dan lama. Harga lebih mahal dibanding dengan plafond gypsum.

4. Plafond PVC

Plafond PVC atau Polyvinyl Chloride merupakan salah satu jenis-jenis plafond rumah yang memiliki bobot sangat ringan. plafond jenis ini memiliki keunggulan yakni tahan terhadap air dan api. Tidak hanya itu, plafond berbahan dasar PVC juga dikatakan anti rayap, lho! Memang PVC sudah banyak terkenal sebagai bahan dasar pembuatan pipa air, namun kini PVC juga dapat difungsikan sebagai bahan plafond. plafond ini juga hadir dalam beragam macam warna yang dapat dipilih. Anda dapat menyesuaikannya dengan warna cat rumah elegan.
Kelebihan Tahan Air,
Anti Rayap
Tanpa Finishing,Tidak Merambat Api,Mudah Dibersihkan,Ringan dan Hemat Rangka,Bebas Biaya Perawatan,Pemasangan Cepat dan Praktis, Design Elegan dan Stylish
KekuranganHarga yang masih relatif mahal menjadi salah satu kelemahan dari plafond ini. Kemudian jika ingin mengubah warna, maka harus memasang plafond yang baru karena permukaan plafond PVC/shunda ini tidak bisa dicat layaknya plafond kayu, triplek, dan gypsum.

5. Plafond Metal (tin ceiling)

Material dasar dari plafond ini adalah lempengan metal tipis yang di-embos sehingga tercetak berbagai macam motif ukiran dan kemudian difinish dengan cat minyak. Untuk saat ini motif atau corak ukir pada tin ceiling sanggat kental dengan unsur klasik.
Kelebihan plafond Metal. Anti air, anti rayap dan tahan lama.
Kekurangan plafond Metal. Harga sangat mahal.



6. Plafond Eternit
Jika dibandingkan dengan jenis triplek dan gypsum, ukuran plafond eternit jauh lebih mungil, yakni sekitar 100 x 50 cm. Keunggulan utama dari jenis bahan ini adalah tanah api serta tahan air. Namun proses pemasangan rangkanya harus disesuaikan dengan ukuran lembaran eternit. Selain itu, jika hendak memasang Anda juga perlu berhati-hati karena bahan eternit dapat dengan mudah retak dan rapuh.
Kelebihanya selain mudah didapat dipasaran, proses pengerjaan pun mudah sehingga tidak menemui kendala. Bahannya yang ringan memudahkan pengguna untuk dapat mengganti apabila terjadi kerusakan.
Kekurangan bahan dari eternit atau asbes tidak tahan terhadap goncangan dan benturan sehingga harus berhati-hati dalam proses pemasangan plafondd supaya tidak patah atau retak.

7. Plafond Triplek
Plafond jenis ini merupakan pilihan plafond yang terfavorit digunakan sebelum orang mengenal gypsum. Bahan utama untuk membuat plafond ini adalah kayu digunakan sebagai rangka dan triplek 6 mm untuk plafondnya. Kenapa triplek 6 mm? Mempertimbangkan menurunnya kwalitas triplek yang beredar dipasaran sekarang ini (dulu 4 mm saja sudah cukup). Jika memakai triplek yang tipis, nanti akan terlihat bergelombang.
Kelebihan plafond Triplek. Karena rangkanya terbuat dari kayu maka tidak perlu dikhawatirkan jika saat pemasangan intalasi listrik akan dipijak oleh instalator.
Kekurangan plafond Triplek. Pada umumnya sambungan triplek akan kelihatan, jika anda menginginkan kesan datar tanpa sambungan akan sulit diwujudkan. Dalam beberapa waktu setelah pemasangan akan kelihatan warna kekuningan jika dicat dengan warna putih (biasanya akan cepat muncul apabila tripleknya kurang bagus)


8. Plafond askutik
Jika Anda merupakan tipe orang yang sangat menyukai ketenangan dan membutuhkan sebuah ruangan privat dengan tingkat suara yang rendah, Anda dapat menggunakan plafond akustik. plafond ini memang di desain untuk meredam udara sekitar. Aplikasi dari plafond ini biasa pada ruangan-ruangan seperti auditorium, ruang rapat, ruang musik dan sebagainya. Lembaran ukurannya berkisar dari 60 x 60 cm dan 60 x 120 cm. plafond ini juga dapat dipasang pada bangunan yang menggunakan rangka kayu atau juga pada bahan metal pabrikan yang sudah jadi sebelumnya.
Kelebihan dapat meredam suara sehingga untuk kebutuhan ruangan tertentu banyak dipakai oleh masyarakat. Bobotnya relatif ringan sehingga mudah untuk perbaikan atau diganti dan proses pengerjaannya cepat.
Kekurangan, tidak tahan air dan di daerah tertentu masih jarang dijumpai serta harganya relatif lebih mahal.
 

0 Response to "Jenis-Jenis Plafond, Kelebihan dan Kekurangannya"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel