Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Kelebihan dan Kekurangan Geotextile


Kelebihan dan Kekurangan Geotextile 

Seperti yang Anda tahu, geotextile adalah bahan lembaran yang digunakan untuk memperkuat posisi tanah saat pembangunan sebuah jalan. Ada dua jenis, yaitu geotextile woven dan geotextile non woven. Harga geotextile non woven dengan jenis lainnya pun berbeda karena bahan dasarnya beda. 
Namun sejatinya, kelebihan dan kekurangan dari geotextile pun sama. Seperti yang akan dibahas berikut. Anda yang ingin jadi kontraktor wajib tahu!

Harga Geotekstil Non Woven


Kelebihan: 
Geotextile umumnya terbuat dari bahan yang kuat dan elastis. Banyak pembuatan jalan di Indonesia yang menggunakan geotextile. Itu karena kelebihan yang dimilikinya sebagai berikut: 
1. Mengatasi Masalah Lahan
Tidak semua jalan yang ada di Indonesia memiliki jenis tanah yang baik untuk dijadikan pembangunan. Ada yang memiliki tekstur lunak sehingga jadi keterbatasan sendiri. Namun, dengan adanya geotextile, masalah tanah jadi teratasi.
Memasangkan geotextile artinya tanah jadi lebih kuat dan stabil. Apalagi sebagian besar jenis tanah di Jawa dan Kalimantan jenis tanahnya lunak. Ini menyebabkan kesulitan tersendiri pada alat berat untuk berdiri, makanya menggunakan geotextile sebagai solusi. 

2. Memisahkan Tanah Lunak dengan pengeras
Harga geotextile per m2 2020 memang berbeda-beda, tapi kelebihannya sama. Yaitu untuk memisahkan tanah asli dengan tanah pengeras. Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya bahwa tanah yang lunak akan sulit dijadikan jalan. 
Dengan penggunaan geotextile, bahan asli atau tanah lunak tidak akan bercampur dengan tanah keras buatan. Karena tanah lunak mudah bergerak, geotextile menjaga supaya tidak mengganggu tanah keras.

 
Kekurangan :
Jenis yang paling banyak diminati adalah non woven. Dengan harga geotextile moven yang lebih terjangkau, nyaris tidak ada perbedaan lain selain bahannya. Namun untuk kekurangan geotextile adalah: 
1. Mudah Mengalami Degradasi 
Jika Anda memilih menggunakan geotextile yang berbahan geosintetik, ini belum dilengkapi dengan perlindungan sinar ultraviolet. Nah, absennya perlindungan sinar ultraviolet ini membuat mudah terjadi degradasi. 
Semakin lama waktu pemakaian sebuah geosintetik, maka kualitasnya bisa mengalami penurunan. Apalagi jika dipasangkan di bawah sinar matahari langsung. 

2. Daya Tarik yang Kurang Baik dan Mudah Rusak Akibat Senjata Tajam
Nah, karena harga geotextile non woven dan harga geotextile woven berbeda, kekurangannya pun juga terletak pada hal yang berbeda. Jika jenis non woven memiliki kelemahan pada daya tarik atau elastisnya tidak sebaik jenis woven. 
Sementara jenis woven yang terbuat seperti dari anyaman ini kekurangannya terletak pada kekuatan bahannya yang jika terkena benda tajam, akan mudah rusak. 


Nah, itu dia kelebihan dan kekurangan geotextile yang perlu Anda tahu. Setiap jenisnya memiliki karakteristik dan struktur bahan yang berbeda. Setelah mengetahui kelebihan, kekurangan, serta harga geotextile non woven yang berkisar Rp19.000 per m2, bisa jadi pertimbangan sendiri dalam memilih. 

Post a Comment for "Kelebihan dan Kekurangan Geotextile "